Australia diprakirakan akan menambah 30.000 posisi pekerjaan baru di bulan Januari. Gubernur Reserve Bank of Australia Michele Bullock menyampaikan pesan yang meyakinkan. AUD/USD sedikit naik dari posisi terendah baru 2024 dan dapat melanjutkan pemulihan tetapi tetap bearish. Australia akan merilis angka ketenagakerjaan bulan Januari pada hari Kamis, bersamaan dengan Ekspektasi Inflasi Konsumen bulan Februari. Para pelaku pasar mengantisipasi negara tersebut telah menambahkan 30.000 pekerjaan baru di bulan tersebut, setelah kehilangan 65.100 di bulan Desember. Merinci angka sebelumnya, Australia kehilangan sekitar 106,600 posisi penuh waktu dan menambahkan sekitar 41,400 posisi paruh waktu. Selain itu, Tingkat Pengangguran diprakirakan naik, dari 3,9% menjadi 4%, sementara Tingkat Partisipasi diperkirakan naik menjadi 66,9% dari 66,8%. Sementara itu, Ekspektasi Inflasi Konsumen, yang dirilis oleh Melbourne Institute, berada pada 4,5% di bulan Januari. Semakin tinggi angka ini, semakin kecil kemungkinan penurunan suku bunga yang akan segera dilakukan oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Reserve Bank of Australia Mendapatkan Kepercayaan Diri RBA bertemu di awal Februari, dan para pembuat kebijakan mencatat inflasi terus meningkat pada akhir 2023, tetapi menambahkan bahwa inflasi masih terlalu tinggi. Mengenai ketenagakerjaan, pernyataan pertemuan kebijakan moneter berbunyi: “Kondisi di pasar tenaga kerja terus mereda secara bertahap, meskipun tetap lebih ketat daripada yang konsisten dengan… Read More »Pratinjau Ketenagakerjaan Australia: Angka-Angka yang Optimis Dapat Memberikan Dorongan Sementara bagi AUD