Skip to content

First InterStellar Group

Olivia

Prakiraan EUR/USD: Penahanan Suku Bunga The Fed yang Hawkish Dapat Picu Penurunan

EUR/USD terus berfluktuasi di antara level-level teknikal utama. The Fed secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 5,25%-5,5%. Revisi Ringkasan Proyeksi Ekonomi dan komentar-komentar Powell dapat berdampak pada penilaian USD. EUR/USD naik ke level tertinggi mingguan baru di dekat 1,0830 di awal sesi Amerika pada hari Selasa, namun kehilangan momentum bullish. Pada awal hari Rabu, pasangan mata uang ini berfluktuasi dalam saluran sempit di sekitar 1,0800 karena investor bersiap untuk pengumuman kebijakan Federal Reserve (The Fed). Data dari AS menunjukkan bahwa inflasi, yang diukur dengan perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK), turun tipis menjadi 3,1% secara tahunan di bulan November seperti yang diharapkan. Sementara itu, IHK Inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik 0,3% secara bulanan sesuai dengan konsensus pasar. Para investor menahan diri untuk tidak mengambil posisi besar setelah angka inflasi dan menyulitkan EUR/USD untuk menemukan arah. The Fed diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di 5,25%-5,5% setelah pertemuan kebijakan terakhir di tahun 2023. Karena keputusan seperti itu sudah diperhitungkan, para investor akan mencermati Ringkasan Proyeksi (SEP) yang telah direvisi, yang juga dikenal sebagai dot plot, untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai waktu perubahan kebijakan yang mungkin terjadi pada tahun 2024. Pasar melihat… Read More »Prakiraan EUR/USD: Penahanan Suku Bunga The Fed yang Hawkish Dapat Picu Penurunan

Prakiraan EUR/USD: Penahanan Suku Bunga The Fed yang Hawkish Dapat Picu Penurunan

EUR/USD terus berfluktuasi di antara level-level teknikal utama. The Fed secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 5,25%-5,5%. Revisi Ringkasan Proyeksi Ekonomi dan komentar-komentar Powell dapat berdampak pada penilaian USD. EUR/USD naik ke level tertinggi mingguan baru di dekat 1,0830 di awal sesi Amerika pada hari Selasa, namun kehilangan momentum bullish. Pada awal hari Rabu, pasangan mata uang ini berfluktuasi dalam saluran sempit di sekitar 1,0800 karena investor bersiap untuk pengumuman kebijakan Federal Reserve (The Fed). Data dari AS menunjukkan bahwa inflasi, yang diukur dengan perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK), turun tipis menjadi 3,1% secara tahunan di bulan November seperti yang diharapkan. Sementara itu, IHK Inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, naik 0,3% secara bulanan sesuai dengan konsensus pasar. Para investor menahan diri untuk tidak mengambil posisi besar setelah angka inflasi dan menyulitkan EUR/USD untuk menemukan arah. The Fed diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di 5,25%-5,5% setelah pertemuan kebijakan terakhir di tahun 2023. Karena keputusan seperti itu sudah diperhitungkan, para investor akan mencermati Ringkasan Proyeksi (SEP) yang telah direvisi, yang juga dikenal sebagai dot plot, untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai waktu perubahan kebijakan yang mungkin terjadi pada tahun 2024. Pasar melihat… Read More »Prakiraan EUR/USD: Penahanan Suku Bunga The Fed yang Hawkish Dapat Picu Penurunan

AUD/JPY akan Berusaha untuk Menguji Level Berikutnya yaitu Level 96.86

Pada chart 4 jamnya pasangan mata uang AUD/JPY terlihat sudah muncul signal Wiseman 1 (Bullish Divergent Bar) yang disusul dengan kemunculan Wiseman 2 (SAO) dan kini AUD/JPY tengah berusaha untuk men-trigger Wiseman 3 (Fractal) di level 96.09 bila level ini berhasil ditembus keatas maka AUD/JPY dalam waktu dekat ini akan berusaha untuk menguji level berikutnya yaitu level 96.86 namun skenario penguatan ini dapat menjadi batal dengan sendirinya apabila muncul Bearish Divergent bar (WS.1) atau tiba-tiba terjadi koreksi pelemahan yang menembus kebawah level 94.63.

Dalam Beberapa Hari ke Depan Minyak Berpotensi untuk Melemah Tembus ke Bawah Level 66.75

Apabila Kita melihat chart timeframe hariannya aset komoditi Minyak Mentah maka nampak terlihat adanya pola Bearish 123 yang diikuti oleh Bearish Ross Hook (RH) serta pergerakan harga #CL berada dibawah WMA 30 yang juga memiliki slope kemiringan yang menukik turun serta dikonfirmasi oleh indikator CCI yang berhasil menembus turun kebawah tiga level utamanya 100, 0, & -100 serta kini tertahan di level area -100 & 0 maka konfirm jelas sudah saat ini #CL tengah berada dalam kondisi bearish dan dalam waktu beberapa hari kedepan selama tidak terjadi koreksi naik keatas yang melebihi diatas level 76.61 maka #CL dalam beberapa hari kedepan berpotensi untuk melemah hingga mencoba untuk tembus kebawah level 66.75 dan bila level ini berhasil ditembus maka pelemahan dari #CL tersebut masih berpotensi berlanjut hingga ke level 63.69.

Analisa XAU/USD Hari Ini: Lanjut Turun Usai Rilis Berita Inflasi AS Kemarin

Analisa  Teknikal  Continuation Bearish  /  turun Level Supply  :   70.14 – 71.80 Prediksi  untuk  Oil Turun  yang cenderung turun, yang dimana sebelumnya di prediksi menguat, namun  terjadi  penolakan kenaikan sehingga hal ini  akan membuat Oil akan kecenderungan terus menurun.  pengaruh penurunan ini  di sebabkan karena  prospek jangka pendek untuk minyak tetap suram, utamanya dengan kondisi moneter global yang akan tetap ketat. Pemangkasan produksi yang mengecewakan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) juga menandakan pasar yang kurang ketat pada awal 2024 daripada yang diperkirakan sebelumnya. Secara trend ternyata melanjutkan pola penurunan secara signifikan dan pola penurunan masih akan cenderung menguat.  Prediksi  Analisa ini  didukung dengan Analisa candlestick dan Analisa trend.    Analisa Fundamental  Harga emas naik pada Rabu (13/12) pagi ini usai laporan harga konsumen AS sedikit melambat pada bulan November dan pelaku pasar kini akan menyoroti hasil rapat kebijakan bank sentral utama untuk melihat langkah kebijakan moneter ke depan. Emas spot naik 0,13% di $1.982,07/oz pada pukul 07.08 WIB, setelah juga naik menjelang rilis data inflasi. Emas berjangka AS juga naik 0,18% di $1.996,75. Sedangkan indeks dolar AS berakhir turun 0,27% pada sesi Selasa (13/12) kemarin. Tingkat inflasi tahunan harga konsumen utama turun tipis menjadi 3,1% bulan lalu,… Read More »Analisa XAU/USD Hari Ini: Lanjut Turun Usai Rilis Berita Inflasi AS Kemarin

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Terlihat Rentan Menjelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Harga Emas tidak bergerak dekat level terendah tiga minggu di $1.976 pada hari Rabu. Data IHK AS mendorong pemulihan Dolar AS bersamaan dengan imbal hasil obligasi Treasury AS. Harga Emas tetap terekspos pada risiko penurunan di tengah pengaturan teknis bearish pada grafik 4 jam. Keputusan kebijakan Federal Reserve menjadi kunci untuk dorongan arah harga Emas yang baru. Harga Emas menantang komitmen bullish pada hari Rabu pagi, berada di dekat level terendah dalam tiga minggu di $1.976. Harga Emas mengambil sikap tenang setelah pergerakan dua arah yang baik terlihat pada rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS), karena fokus saat ini bergeser ke arah pengumuman kebijakan Federal Reserve (The Fed) AS untuk mendapatkan dorongan perdagangan baru. Keputusan Federal Reserve akan Mengguncang Harga Emas Meskipun ada jeda dalam aksi jual baru-baru ini, harga Emas tampak rentan pada perdagangan hari Rabu sejauh ini. para investor menahan diri untuk tidak menempatkan taruhan baru pada logam mulia menjelang risiko peristiwa penting minggu ini, keputusan suku bunga The Fed dan prospek kebijakan, terutama setelah laporan inflasi IHK AS menghidupkan kembali spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. IHK naik tipis 0,1% bulan lalu setelah tidak berubah di bulan… Read More »Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Terlihat Rentan Menjelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Prakiraan EUR/USD: Tanda-Tanda Bullish tetapi Tidak Ada Keyakinan

Inflasi utama AS melambat menjadi 3,1% di bulan November, sesuai prakiraan. The Fed diharapkan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, prakiraan baru akan dipublikasikan. EUR/USD menemukan resistance pada Simple Moving Average 200 hari; sentimen bullish terbatas dalam jangka pendek. EUR/USD naik sedikit pada hari Selasa, namun tidak dapat bertahan di atas 1,0800 dan tetap berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Pasangan mata uang ini terus bergerak dengan hati-hati karena Dolar AS diperdagangkan dengan sentimen yang beragam setelah data inflasi AS dan menjelang keputusan Federal Reserve. Dolar AS awalnya turun setelah rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS, namun kemudian kembali menguat. Data inflasi dirilis sesuai ekspektasi, dengan IHK naik 0,1% di bulan November dan tingkat tahunan melambat menjadi 3,1%. Data inflasi lainnya akan dirilis pada hari Rabu dengan Indeks Harga Produsen (IHPI). Fokusnya adalah pada The Fed, yang akan mengumumkan keputusannya pada hari Rabu. Pada pertemuan terakhir tahun 2023, bank sentral diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Ketua Jerome Powell kemungkinan akan mempertahankan nada hati-hati tanpa mempertimbangkan penurunan suku bunga dan juga tidak akan memberikan kemenangan pada inflasi. Namun, pasar akan mengamati dot plot untuk melihat bagaimana staf FOMC memproyeksikan tahun 2024. Prakiraan tersebut akan membebani ekspektasi suku… Read More »Prakiraan EUR/USD: Tanda-Tanda Bullish tetapi Tidak Ada Keyakinan

Ada Potensi GBP/USD Kembali Bergerak Bullish ke Sekitar Area 1.25982

Pergerakan GBP/USD sejauh ini sedang mencoba untuk bergerak bullish, dan berpotensi naik ke sekitar level 1.25982. Cermati pergerakan GBP/USD jika membentuk sebuah pola candlestick bullish yang valid di sekitar area Support 1.25642-1.25472, karena ada potensi GBP/USD kembali bergerak bullish ke sekitar area 1.25982. Sebaliknya waspadai jika GBP/USD bergerak bearish dan bertahan di bawah area 1.25472, karena ada potensi GBP/USD berbalik bergerak bearish ke sekitar area 1.25132.

XAU/USD Berpotensi Turun ke Sekitar Level 1975.79

Pergerakan XAU/USD sejauh ini sedang mencoba untuk bergerak bearish, dan berpotensi turun ke sekitar level 1975.79. Cermati pergerakan XAU/USD jika muncul sebuah pola candlestick bearish yang valid di sekitar area Resistance 1986.84-1992.36, karena ada potensi XAU/USD kembali bergerak bearish ke sekitar area 1975.79. Sebaliknya waspadai jika XAU/USD bergerak bullish dan bertahan di atas area 1992.36, karena ada potensi XAU/USD berbalik bergerak bullish ke sekitar area 2003.41.

Prakiraan EUR/USD: Euro Dapat Menemukan Arah Jangka Pendek setelah Data IHK AS

EUR/USD menguat dan naik menuju 1,0800 di awal hari Selasa. Dolar AS berusaha keras untuk menemukan permintaan di tengah penurunan imbal hasil AS. Inflasi inti tahunan di AS diprakirakan akan bertahan stabil di 4% di bulan November. Setelah awal pekan yang bearish, EUR/USD berhasil menemukan pijakan pada jam perdagangan Amerika dan menutup hari Senin dengan hampir tidak berubah. Pasangan mata uang ini mendapatkan traksi dan naik menuju 1,0800 pada Selasa pagi di tengah penurunan imbal hasil AS, namun para investor dapat menahan diri untuk tidak bertaruh pada pelemahan lebih lanjut terhadap Dolar AS (USD) menjelang laporan inflasi bulan November yang sangat ditunggu-tunggu. Dengan tidak adanya rilis data tingkat tinggi, sentimen pasar yang relatif optimis menyulitkan USD untuk terus mengumpulkan kekuatan pada hari Senin. Sementara itu, imbal hasil yang tinggi pada lelang obligasi 10 tahun AS terakhir berada di 4,29%, turun dari 4,51% pada lelang sebelumnya, dan menyebabkan imbal hasil obligasi Treasury AS turun tipis, memberikan beban tambahan pada USD. Di kemudian hari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan November. Dalam basis tahunan, IHK diprakirakan akan naik 3,1%, sedikit lebih rendah dari kenaikan 3,2% yang tercatat di bulan Oktober. IHK Inti, yang tidak termasuk… Read More »Prakiraan EUR/USD: Euro Dapat Menemukan Arah Jangka Pendek setelah Data IHK AS