Lompat ke konten

First InterStellar Group

Olivia

EUR/USD: Rendah untuk Prospek yang Lebih Panjang – Rabobank

Para ekonom di Rabobank mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan prospek EUR/USD lebih rendah untuk jangka waktu yang lebih lama. Perekonomian Jerman dapat Memperoleh Keuntungan dari EUR yang Lemah Prakiraan kami untuk EUR/USD dalam 3 bulan berada di 1,0500. Prakiraan kami EUR/USD dalam  12 bulan saat ini adalah 1,0900. Meskipun penurunan suku bunga The Fed jelas akan membantu mendukung risk appetite, pelonggaran kondisi kebijakan moneter AS tahun ini akan dilakukan dengan latar belakang pertumbuhan yang lamban di Tiongkok dan potensi stagnasi ekonomi lebih lanjut di Jerman. Ditambah lagi dengan konflik di Timur Tengah dan Ukraina. Faktor-faktor ini mempertanyakan apakah safe haven USD akan mengalami arus keluar yang nyata dalam mendukung aset-aset berimbal hasil tinggi ketika The Fed menurunkan suku bunga. Jika ECB dapat menjaga inflasi tetap terkendali, dalam pandangan kami, ekonomi Jerman dapat memperoleh keuntungan dari mata uang yang lemah sementara mereka mengatasi kesulitan ekonominya. Faktor ini, dikombinasikan dengan faktor-faktor yang berpotensi mendukung USD yang telah diidentifikasi di atas, mendukung pandangan kami bahwa EUR/USD kemungkinan akan lebih nyaman di kisaran 1,0400 hingga 1,1200 selama 24 bulan ke depan atau lebih dari pada di level di atas 1,1500.  

Forex Hari Ini: Awal Pekan yang Lambat Menjelang Rilis Data Penting

Berikut ini adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 12 Februari: Setelah aksi yang tidak pasti di pekan sebelumnya, pasar mata uang tetap stabil untuk memulai pekan yang baru. Indeks Dolar AS (USD) bergerak sideways di dekat 104,00 di awal sesi Eropa setelah ditutup hampir tidak berubah pada hari Jumat. Kalender ekonomi tidak akan menawarkan rilis data penting. Beberapa pembuat kebijakan Federal Reserve dan Gubernur Bank of England Andrew Bailey akan menyampaikan pidato pada hari ini. S&P 500 naik di atas 5.000 dan menutup pekan sebelumnya pada rekor tertinggi 5.026,62. Pada hari Senin pagi, indeks saham berjangka AS diperdagangkan sedikit lebih rendah. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun terus berfluktuasi antara 4,1% dan 4,2% menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang sangat dinanti-nantikan dari AS pada hari Selasa. Pada hari Jumat, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan bahwa mereka merevisi kenaikan IHK bulanan untuk bulan Desember lebih rendah menjadi 0,2% dari 0,3%. IHK Inti tidak direvisi pada 0,3% untuk periode yang sama. Statistik Kanada mengumumkan pada hari Jumat bahwa Perubahan Bersih dalam Ketenagakerjaan adalah +37.300 pada bulan Januari dan bahwa Tingkat Pengangguran turun menjadi 5,7% dari 5,8%. Setelah turun menuju 1,3400, USD/CAD pulih dan menutup… Selengkapnya »Forex Hari Ini: Awal Pekan yang Lambat Menjelang Rilis Data Penting

USD/CHF Mundur di Tengah Melemahnya Dolar AS, Bergerak Lebih Rendah ke Dekat 0,8730

USD/CHF melemah karena Dolar AS menghadapi tantangan akibat imbal hasil AS yang suram. Lorie Logan dari The Fed menekankan pentingnya memperoleh bukti tambahan untuk mengkonfirmasi kemajuan inflasi. IHK (YoY) Swiss diprakirakan mereda di 1,6% dibandingkan sebelumnya 1,7%. USD/CHF mundur ke sekitar 0,8730 pada awal sesi Eropa pada hari ini. Penurunan pasangan mata uang ini disebabkan oleh melemahnya Dolar AS (USD). Meskipun ada pernyataan hawkish dari para pejabat Federal Reserve (The Fed), Dolar AS menghadapi tekanan di tengah sentimen risk-on yang berlaku di pasar. Pada hari Jumat, Presiden Federal Reserve (The Fed) Dallas Lorie Logan menyatakan bahwa saat ini tidak ada kebutuhan mendesak untuk menurunkan suku bunga. Logan menekankan pentingnya memperoleh bukti tambahan untuk memastikan kemajuan keberlanjutan inflasi. Dolar AS menghadapi tantangan karena imbal hasil obligasi Pemeritah AS turun. Indeks Dolar AS (DXY) turun ke sekitar 104,00, dengan imbal hasil AS bertenor 2-tahun dan 10-tahun masing-masing berada di 4,47% dan 4,16%. Perhatian pasar terfokus pada rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada hari Selasa. Para analis mengantisipasi penurunan IHK (tahunan) di Januari ke 3,0%, turun dari 3,4% di Desember. Selain itu, data IHK bulanan diprakirakan turun ke 0,2% dari sebelumnya 0,3%. Pada bulan Januari, Tingkat Pengangguran Swiss yang disesuaikan secara non-musiman… Selengkapnya »USD/CHF Mundur di Tengah Melemahnya Dolar AS, Bergerak Lebih Rendah ke Dekat 0,8730

EUR/USD Dapat Menemukan Beberapa Support Kembali di Atas 1,0800 – ING

EUR/USD menguat untuk sesi kelima berturut-turut pada hari Senin di dekat 1,0800. Para ekonom di ING menganalisis prospek pasangan mata uang ini. Volatilitas EUR/USD Seharusnya Tetap Terbatas Pola bertahan yang ditunjukkan EUR/USD baru-baru ini mungkin akan tetap menjadi norma dalam beberapa minggu mendatang. IHK AS akan menjadi sorotan besar untuk pasangan mata uang ini minggu ini, sedangkan rilis utama kalender Zona Euro adalah survei ZEW Jerman pada hari Selasa. Kami melihat beberapa risiko penurunan kecil dalam Dolar minggu ini, dan berpikir EUR/USD dapat menemukan support kembali di atas 1,0800, meskipun kembali ke area 1,0930/1,0950 terlihat terlalu dini.

Harga Emas Bergerak Datar di Tengah Isyarat Beragam, Menanti IHK AS pada Hari Selasa untuk Dorongan Baru

Harga emas berjuang untuk memikat pembeli di tengah ekspektasi the Fed yang hawkish dan sentimen pasar yang optimis. Ketidakpastian penurunan suku bunga the Fed membuat para pembeli USD bertahan dan mendukung logam mulia. Para pedagang sangat menanti angka inflasi konsumen AS pada hari Selasa sebelum memasang taruhan terarah. Harga emas (XAU/USD) memulai pekan baru dengan catatan yang lemah dan berosilasi dalam kisaran perdagangan yang sempit, tepat di atas level $2.020 selama sesi Asia. Lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS baru-baru ini, didukung oleh data makro AS yang optimis dan retorika hawkish dari beberapa pejabat Federal Reserve (The Fed), bersama dengan nada risiko yang secara umum positif, bertindak sebagai penghalang bagi logam mulia safe haven. Namun, penurunannya tetap tertahan oleh Dolar AS (USD) yang lebih lemah, yang cenderung menguntungkan komoditas dalam mata uang USD. Selain itu, para pedagang tampaknya enggan untuk menempatkan taruhan terarah yang agresif setelah ketidakpastian tentang kemungkinan waktu dan laju penurunan suku bunga Fed pada tahun 2024. Oleh karena itu, fokus akan tetap tertuju pada rilis angka inflasi konsumen AS terbaru yang akan dirilis pada hari Selasa. Laporan CPI AS yang krusial dapat memberikan beberapa isyarat tentang jalur penurunan suku bunga The Fed, yang pada gilirannya akan mendorong permintaan USD dan memberikan dorongan yang… Selengkapnya »Harga Emas Bergerak Datar di Tengah Isyarat Beragam, Menanti IHK AS pada Hari Selasa untuk Dorongan Baru

USD/CAD Berkonsolidasi di Sekitar 1,3460 di Tengah Harga Minyak Mentah yang Lebih Rendah dan USD yang Melemah

USD/CAD bergerak sideways selama sesi Asia yang sepi pada hari Senin. Penurunan harga WTI dapat menekan Dolar Kanada. IHK AS YoY dan MoM dapat turun menjadi 3,0% dan 0,2% di bulan Januari. USD/CAD bergerak sideways pada hari Senin setelah menyaksikan sesi yang volatil pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini berada di sekitar 1,3460 selama sesi Asia. Penurunan harga minyak mentah mungkin telah membebani Dolar Kanada (CAD), mengingat fakta bahwa Kanada adalah pengekspor minyak terbesar ke Amerika Serikat (AS). Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menghentikan kenaikan beruntun selama lima hari dari pekan sebelumnya, dan turun sedikit ke kisaran $76,50 per barel pada saat ini. Penurunan harga minyak mentah ini terjadi setelah Israel mengakhiri serangkaian serangan di kota Rafah, Gaza selatan. Penghentian permusuhan ini telah meredakan kekhawatiran mengenai potensi gangguan pada suplai minyak di wilayah Laut Merah. Pada hari Jumat, pasangan USD/CAD mengalami tekanan turun menyusul rilis data ketenagakerjaan Kanada yang beragam. Namun, sentimen pasar bergeser karena para pedagang mengkalibrasi ulang eksposur mereka terhadap Greenback setelah Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) menerapkan perubahan penyesuaian musiman yang luas pada perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK). Penyesuaian ini mengakibatkan perubahan kecil pada proyeksi inflasi jangka pendek. Tingkat Pengangguran Kanada secara mengejutkan turun menjadi… Selengkapnya »USD/CAD Berkonsolidasi di Sekitar 1,3460 di Tengah Harga Minyak Mentah yang Lebih Rendah dan USD yang Melemah

NZD/USD Turun Tipis ke 0,6140 Meskipun Ada Pernyataan Hawkish dari Pejabat RBNZ

NZD/USD melemah karena suku bunga OIS RBNZ terus mengimbangi kenaikan pasca prakiraan ANZ hari Jumat. ANZ memproyeksikan bahwa RBNZ akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin pada bulan Februari dan April. Gubernur RBNZ Adrian Orr menyoroti bahwa inflasi tetap tinggi di hadapan Komite Keuangan dan Pengeluaran pada hari Senin. Presiden Bank Fed Dallas Lorie Logan mengatakan bahwa saat ini tidak ada kebutuhan mendesak untuk menurunkan suku bunga. NZD/USD mengoreksi kenaikan baru-baru ini yang terlihat pada hari Jumat, diperdagangkan lebih rendah di dekat 0,6140 selama sesi Asia pada hari Senin. Meskipun Dolar AS (USD) melemah, pasangan NZD/USD mengalami penurunan karena suku bunga Overnight Indexed Swap (OIS) Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) terus mengimbangi kenaikan pasca prediksi ANZ pada hari Jumat. Pekan lalu, ANZ memproyeksikan bahwa RBNZ akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin pada bulan Februari dan April di tengah tekanan biaya yang tinggi, sehingga menjadi 6,0%. RBNZ dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan kebijakan untuk pertama kalinya tahun ini pada akhir bulan. Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr memberikan kesaksian di hadapan Komite Keuangan dan Pengeluaran pada hari Senin, menjawab pertanyaan terkait Laporan Stabilitas Keuangan November 2023. Orr menyoroti bahwa inflasi tetap tinggi, itulah sebabnya RBNZ mempertahankan suku bunga… Selengkapnya »NZD/USD Turun Tipis ke 0,6140 Meskipun Ada Pernyataan Hawkish dari Pejabat RBNZ

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Bertahan dalam Perdagangan dalam Kisaran di Bawah $2.030, Pantau Data IHK AS

Harga emas bertahan pada kisaran yang terbatas di sekitar $2,025 pada hari Senin. Beberapa pejabat The Fed setuju bahwa FOMC membutuhkan waktu untuk menilai data ekonomi sebelum menurunkan suku bunga. Meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah setelah Israel menolak tawaran gencatan senjata dari Hamas dapat mengangkat harga emas. Para trader emas menantikan data inflasi CPI AS bulan Januari pada hari Selasa. Harga emas (XAU/USD) berosilasi dalam kisaran perdagangan sempit $2.020-$2.040 selama awal jam perdagangan sesi Asia hari Senin. Pergerakan emas yang signifikan sepertinya tidak mungkin terjadi di tengah ketidakpastian prospek suku bunga. Pasar Jepang tutup untuk liburan Hari Nasional, sementara pasar Hong Kong, Singapura, dan Tiongkok daratan tutup untuk liburan Tahun Baru Imlek. Harga emas saat ini diperdagangkan di dekat $2.025, turun 0,02% pada hari ini. Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengatakan pekan lalu bahwa meskipun bank sentral ingin melihat pertumbuhan yang kuat yang berkelanjutan, ekonomi yang kuat mengancam untuk menaikkan inflasi. Sementara itu, beberapa pejabat The Fed menyatakan bahwa mereka ingin lebih banyak waktu untuk melihat apakah inflasi terus mereda. Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari dan Presiden The Fed Boston Susan Collins sepakat bahwa FOMC memiliki waktu untuk menilai data ekonomi sebelum menurunkan suku bunga. Para pelaku pasar… Selengkapnya »Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Bertahan dalam Perdagangan dalam Kisaran di Bawah $2.030, Pantau Data IHK AS

GBP/USD Diperdagangkan dengan Kenaikan Intraday Moderat, Tetap di Bawah Pertengahan 1,2600-an

GBP/USD bergerak lebih tinggi di tengah pelemahan USD yang moderat, meskipun kenaikan masih terbatas. Ketidakpastian penurunan suku bunga the Fed dan nada risiko yang positif membuat para pembeli USD tetap bertahan. Spekulasi bahwa BoE akan mulai memangkas suku bunga dalam beberapa bulan ke depan membatasi kenaikan GBP. Pasangan GBP/USD menarik beberapa aksi beli selama sesi Asia di hari Senin, meskipun tidak ada tindak lanjut dan tetap berada di bawah pertengahan 1,2600-an, atau ujung atas kisaran perdagangan beberapa hari. Dolar AS (USD) terus berjuang untuk mendapatkan daya tarik yang berarti setelah ketidakpastian mengenai jalur pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Selain itu, sentimen bullish yang mendasari pasar ekuitas global dipandang sebagai faktor lain yang melemahkan safe-haven Greenback dan mendukung pasangan GBP/USD. Sementara itu, pasar telah mengurangi ekspektasi mereka untuk penurunan suku bunga yang lebih awal dan tajam oleh The Fed pada tahun 2024 setelah ekonomi AS yang tangguh dan komentar hawkish dari para pejabat FOMC. Presiden The Fed Bank Dallas Lorie Logan mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak ada urgensi untuk menurunkan suku bunga dan dia ingin bukti lebih lanjut tentang inflasi untuk mengkonfirmasi bahwa kemajuannya tahan lama. Selain itu, Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mencatat bahwa inflasi sudah terlalu… Selengkapnya »GBP/USD Diperdagangkan dengan Kenaikan Intraday Moderat, Tetap di Bawah Pertengahan 1,2600-an

Hawkesby, RBNZ: Sistem Dapat Mengatasi Suku Bunga Tinggi

Deputi Gubernur Reserve Bank of New Zealand (Stabilitas Keuangan) Hawkesby memberikan kesaksian di hadapan Komite Keuangan dan Pengeluaran pada hari Senin. Kutipan Utama Sistem keuangan Selandia Baru tetap kuat. Harga-harga telah stabil di pasar rumah selama enam bulan terakhir. Sistem dapat mengatasi suku bunga tinggi. Sebagian besar rumah tangga terus mengelola utang dan membayar cicilan hipotek mereka, meskipun beberapa di antaranya mengalami kesulitan dan tertinggal. Artikel Terkait Orr, RBNZ: Inflasi Masih Terlalu Tinggi, Itulah sebabnya Kami Mempertahankan Suku Bunga di 5,5%