Lompat ke konten

First InterStellar Group

news id

Indeks Keyakinan Investor Sentix Zona Euro Naik ke -17,5 di Januari Dibandingkan Prakiraan -11,1

Indeks Keyakinan Investor Sentix Zona Euro naik ke -17,5 di bulan Januari dari -21,0 di bulan Desember dibandingkan prakiraan -11,1. Situasi saat ini di Zona Euro naik ke -19,3 dari -20,0, tertinggi sejak Agustus 2022 dan juga kenaikan ketiga berturut-turut. Indeks ekspektasi membaik ke -15,8 dari -22,0 pada bulan Desember, level tertinggi sejak Februari 2022. Kutipan Utama “Data bulan Januari dalam indeks ekonomi Sentix mengindikasikan perbaikan lebih lanjut.” “(Tetapi) Hampir tidak ada perubahan dalam penilaian situasi saat ini, dengan hanya nilai ekspektasi yang memberikan sinyal pelonggaran situasi yang lebih besar.”

Pembukaan Kembali Tiongkok akan Menambah Sekitar 1% terhadap PDB Australia – JP Morgan

Para ekonom di JP Morgan berpandangan bahwa pembukaan kembali Tiongkok dari pembatasan Covid kemungkinan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Australia sekitar 1,0%. Poin-Poin Lainnya “Pergeseran Tiongkok ke arah pembukaan kembali lebih awal menimbulkan pertanyaan terkait implikasi potensial bagi perekonomian Australia.” “Potensi kenaikan terbesar dari pembukaan kembali itu sendiri berada di sektor jasa mengingat Tiongkok adalah konsumen terbesar ekspor pariwisata dan pendidikan Australia.” “Dan bahwa pemulihan penuh dalam pariwisata Australia akan menambah 0,5% terhadap PDB.” “Kembalinya siswa internasional dari Tiongkokakan menambah 0,4% lagi.”

Gentiloni, Uni Eropa: Penurunan PDB Zona Euro pada Awal 2023 Tidak Sedalam yang Dikhawatirkan

Komisioner Urusan Ekonomi Eropa Paolo Gentiloni mengatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia Il Sole 24 Ore pada hari Selasa, ia memperkirakan kontraksi PDB Zona Euro sekitar awal tahun ini mungkin tidak sedalam yang diperkirakan pada bulan November. “Perkiraan 0,3% masih tampak cukup solid tetapi berbagai faktor menunjukkan kontraksi yang diharapkan pada kuartal keempat tahun 2022 dan kuartal pertama tahun ini tidak akan setajam yang diharapkan,” kata Gentiloni. Reaksi Pasar Pada saat berita ini ditulis, EUR/USD diperdagangkan di 1,0730, cukup datar pada hari ini.

Prakiraan Pertumbuhan PDB Tiongkok untuk Tahun 2023 Dinaikkan Menjadi 5,7% – Morgan Stanley

Analis di Morgan Stanley menaikkan prakiraan mereka untuk Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok tahun ini menjadi di atas 5,0%. Kutipan Utama “Jika kebijakan dapat menghilangkan hambatan pada sektor perumahan/properti dan pemulihan dari nol COVID, maka pemulihan ekonomi Tiongkok akan menguat mulai 2Q2 tahun ini.” “Memproyeksikan pertumbuhan PDB sebesar 5,7% YoY pada tahun 2023.” “Kebijakan fiskal dan moneter mendukung.” “Properti, peraturan sektor teknologi telah dilonggarkan.”

Analisis Harga EUR/USD: Bergerak Lebih Tinggi Melewati Pertemuan Support 1,0710

EUR/USD mengambil tawaran beli untuk membalikkan pullback hari sebelumnya di dalam formasi persegi panjang mingguan. Garis tren naik jangka pendek, bull cross membuat para pembeli tetap optimis di tengah RSI yang lebih kuat. Puncak akhir Desember menambah penghalang ke sisi bawah. EUR/USD memperbarui level tertinggi dalam perdagangan harian di sekitar 1,0750 karena melanjutkan pemulihan awal hari selama sesi pertengahan Asia yang lesu pada hari Rabu. Dengan demikian, pasangan mata uang utama ini mencetak kenaikan tipis di dalam formasi persegi panjang tiga hari. Meski begitu, pemulihan sukses pasangan mata uang ini dari garis support mingguan dan RSI (14) yang lebih kuat membuat para pembeli tetap optimis. Menambah kekuatan pada bias naik adalah persilangan 100-HMA dari 200-HMA dari bawah, yang juga dikenal sebagai bull cross. Akibatnya, pasangan EUR/USD kemungkinan akan mengatasi rintangan terdekat 1,0760, yang pada gilirannya dapat mendorong harga menuju puncak Mei 2022 di sekitar 1,0785. Namun, angka bulat 1,0800 dan kondisi RSI (14) yang kemungkinan overbought pada level tersebut dapat menantang para pembeli pasangan mata uang ini setelahnya. Jika harga EUR/USD tetap lebih kuat melewati 1,0800, level terendah Maret 2022 di dekat 1,0810 dapat bertindak sebagai pertahanan terakhir para penjual sebelum menyoroti level magnet psikologis 1,1000 untuk para pembeli. Di sisi… Selengkapnya »Analisis Harga EUR/USD: Bergerak Lebih Tinggi Melewati Pertemuan Support 1,0710

AUD/JPY Naik Mendekati 91,40 karena IHK dan Penjualan Ritel Australia Lebih Kuat dari yang Diproyeksikan

AUD/JPY melonjak mendekati 91,40 karena data inflasi dan Penjualan Ritel Australia yang lebih tinggi. Inflasi Australia naik tipis ke 7,4% dan Penjualan Ritel melonjak ke 1,4% untuk bulan November. Pembukaan kembali Tiongkok dari pembatasan Covid kemungkinan akan mendorong pertumbuhan ekonomi Australia sekitar 1,0%. Pasangan AUD/JPY telah merasakan minat beli yang luar biasa karena Biro Statistik Australia telah melaporkan data Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan (Nov) yang lebih tinggi dari yang diantisipasi. Indeks harga dalam perekonomian Australia telah mendarat di 7,3% dari konsensus 7,3% dan rilis sebelumnya 6,9%. Selain itu, Penjualan Ritel bulanan (Nov) telah melonjak ke 1,4% terhadap proyeksi 0,6%. Inflasi dan permintaan ritel yang lebih kuat dari yang diantisipasi oleh rumah tangga akan memaksa Reserve Bank of Australia (RBA) untuk terus menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk menjinakkan inflasi yang melonjak. Saat ini, Official Cash Rate (OCR) RBA berada pada 3,10%. Sementara itu, pembukaan kembali Tiongkok setelah karantina yang membentang karena epidemi Covid-19 telah memperkuat Dolar Australia. Ekonom di JP Morgan berpandangan bahwa pembukaan kembali Tiongkok dari pembatasan Covid kemungkinan akan mendorong pertumbuhan ekonomi Australia sekitar 1,0%. Kecepatan ultra yang diadopsi untuk pembukaan kembali ekonomi oleh pemerintah Tiongkok telah memaksa think tank pasar untuk merevisi proyeksi pertumbuhan mereka pada sisi… Selengkapnya »AUD/JPY Naik Mendekati 91,40 karena IHK dan Penjualan Ritel Australia Lebih Kuat dari yang Diproyeksikan

Analisis Harga GBP/USD: Incar 1,2200 karena Sentimen Pasar yang Optimis

Profil risiko tampak positif yang dipimpin oleh kelanjutan pergerakan naik di S&P500. Indeks USD diprakirakan akan mengalami perdagangan rangebound menjelang data inflasi AS. Cable telah mengambil kekuatan setelah turun ke dekat support level bulat di sekitar 1,2100. Pasangan GBP/USD telah mengambil permintaan setelah turun ke dekat 1,2140 di sesi Asia. Cable mencoba untuk keluar dari kesulitan tetapi mungkin pertama-tama mendekati 1,2200 untuk mendapatkan kembali kekuatannya. Selera risiko para pelaku pasar semakin membaik karena kontrak berjangka S&P500 telah meneruskan kenaikan hari Selasa di awal Tokyo. Sementara itu, imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS menghadapi tekanan kecil dan telah turun ke 3,61%, menggambarkan pemulihan dalam tema selera risiko. Indeks Dolar AS (DXY) diprakirakan akan melanjutkan kinerjanya yang lesu hingga rilis data Indeks Harga Konsumen (IHk) Amerika Serikat. Pada skala empat jam, Cable telah mengambil kekuatan setelah turun mendekati support horizontal yang diplot dari level tertinggi 27 Desember di sekitar 1,2100. Koreksi pada Cable tampak sehat di tengah tidak adanya kenaikan yang lebih luas, yang mengakibatkan dimulainya kembali perjalanan naik ke depan. Bull cross, yang diwakili oleh Exponential Moving Averages (EMA) periode 20 dan 50 di 1,2040, menambah penghalang ke sisi atas. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) (14) sedang berusaha keras untuk… Selengkapnya »Analisis Harga GBP/USD: Incar 1,2200 karena Sentimen Pasar yang Optimis

AUD/USD Gagal Bertahan di Atas 0,6900 karena Indeks USD Pulih, Pantau Inflasi AS

AUD/USD berusaha keras untuk menggeser profil perdagangannya di atas 0,6900 karena Indeks Dolar AS telah puliih. Dolar Australia gagal menguat meskipun data inflasi dan Penjualan Ritel Australia lebih tinggi dari yang diantisipasi. Eskalasi dalam inflasi dan permintaan ritel dapat memaksa RBA untuk memperketat kebijakan lebih lanjut. AUD/USD telah gagal bertahan di atas resistance terdekat 0,6900 meskipun inflasi Australia yang lebih baik dari yang diproyeksikan memberikan kekuatan pada Dolar Australia. Aset AUD ini telah merasakan panas karena Indeks Dolar AS (DXY) telah pulih pada awal perdagangannya. Indeks USD telah meregang mendekati resistance level angka bulat di 103,00 Kontrak berjangka S&P500 telah menyerahkan keuntungan yang tercatat di awal sesi Asia, menggambarkan penurunan selera risiko para investor. Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun AS menghadapi tekanan besar dan telah turun di bawah 3,60%. Di awal Asia, Dolar Australia menunjukkan volatilitas setelah rilis data inflasi dan Penjualan Ritel bulanan Australia. Biro Statistik Australia melaporkan inflasi bulanan pada 7,4% yang konsensus 7,3% dan rilis sebelumnya 6,9%. Selain itu, Penjualan Ritel bulanan (Nov) telah melonjak ke 1,4% terhadap proyeksi 0,6%. Hal ini dapat mengakibatkan keresahan bagi para pengambil kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) karena mereka mengerahkan 'darah dan keringat' untuk menjinakkan inflasi yang sehat.… Selengkapnya »AUD/USD Gagal Bertahan di Atas 0,6900 karena Indeks USD Pulih, Pantau Inflasi AS

Perusahaan Tiongkok Lanjutkan Impor Batu Bara Australia; Gelombang Pertama Tiba pada Februari – Global Times

Mengutip orang dalam industri, Global Times melaporkan pada hari Selasa, perusahaan-perusahaan baja Tiongkok telah memulai kembali mengimpor batu bara dari Australia, “sebagai bagian dari upaya untuk mendiversifikasi sumber pasokan dan menstabilkan harga impor.” Kutipan Utama “Tawaran beli dicari, kontrak ditandatangani dan harganya relatif masuk akal.” “Batu bara dari Australia diperkirakan akan tiba di sebuah pelabuhan di Tiongkok Tenggara pada akhir Februari, tanpa menyebutkan nama pelabuhan tersebut.” “Impor dianggap sebagai sinyal positif, yang akan membantu menstabilkan harga batu bara domestik dan mendiversifikasi jalur impor.”

Penjualan Ritel Jerman Anjlok 5,9% YoY di Bulan November vs. -2,5% yang Diharapkan

Penjualan Ritel Jerman mencapai -5,9% YoY di bulan November vs. -2,5% yang diharapkan. Penjualan Ritel di Jerman berada di 1,1% MoM di bulan November vs. 1,0% yang diharapkan. Penjualan Ritel Jerman naik 1,1% MoM di bulan November versus 1,0% yang diharapkan dan -2,8% sebelumnya, angka resmi yang dirilis oleh Destatis menunjukkan pada hari Jumat. Pada basis tahunan, Penjualan Ritel blok tersebut anjlok 5,9% di bulan November versus -2,5% yang diharapkan dan penurunan 5,0% yang tercatat di bulan Oktober. Implikasi FX Euro mengabaikan data Jerman yang suram. Pada saat berita ini ditulis, mata uang utama diperdagangkan di 1,0516, sedikit datar pada hari ini. Tentang Penjualan Ritel Jerman Penjualan Ritel yang dirilis oleh Statistisches Bundesamt Deutschland adalah ukuran perubahan penjualan sektor ritel Jerman. Ini menunjukkan kinerja sektor ritel dalam jangka pendek. Persen perubahan mencerminkan tingkat perubahan penjualan tersebut. Perubahan ini diikuti secara luas sebagai indikator pengeluaran konsumen. Pertumbuhan ekonomi yang positif biasanya diantisipasi sebagai “bullish” untuk EUR, sementara pembacaan yang rendah dipandang sebagai negatif, atau bearish, untuk EUR.