Lompat ke konten

First InterStellar Group

news id

Analisis Harga EURUSD: Penjual Bergerak menuju Support Garis Tren Utama

EURUSD berada di ambang penembusan di bawah 1,0300. Pembeli dapat berkumpul di dekat 1,0150 dalam perjalanan turun. EURUSD tertekan ke dalam garis tren utama pada grafik per jam dan bisa jadi berada di ambang koreksi turun yang signifikan. Fokusnya adalah pada Dolar AS dan posisi bersih berubah menjadi aksi juya bersih pada minggu terakhir untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juli 2021, menurut perhitungan oleh Reuters dan data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS yang dirilis pada hari Jumat. Ini memberi banyak ruang untuk bergerak ke posisi jual sementara. Grafik 1 Jam EURUSD Struktur support sedang diuji yang membuka risiko pergerakan ke titik tengah 1,0100. Penembusan di sana membuka prospek pergerakan di bawah 1,0000. Grafik Harian EURUSD Grafik harian menunjukkan bahwa ada ruang ke 0,9930-an tetapi formasi M yang terbentuk dapat menghambat setiap upaya penembusan dengan 1,0150 sebagai target pertama

Analisis Harga USDJPY: Pembeli Masuk dan Mengincar Area 143,00

Pembeli USDJPY bergerak dengan memperhatikan rasio 61,8%. Ada prospek untuk koreksi bullish yang signifikan dalam beberapa hari ke depan. USDJPY tetap berada di sisi depan tren utama, meskipun menembus ke bawah untuk menguji 140/137-an. Ada prospek pergerakan yang lebih dalam pada penembusan di bawah garis tren saat ini seperti yang akan diilustrasikan berikut ini dari perspektif bearish: Grafik Harian USDJPY Selama harga tetap berada di sisi depan garis tren harian, akan ada prospek koreksi bullish yang signifikan dalam beberapa hari ke depan. Rasio 61,8% terlihat dalam area ketidakseimbangan harga.

Analisis Harga GBPUSD: Pembeli Tetap Optimis Sementara di Atas 1,1750

GBPUSD memulai pekan ini dengan pijakan yang salah di tengah permintaan Dolar AS yang bangkit kembali. Penghindaran risiko membebani Pound Sterling secara negatif menjelang pidato BoE. Para pembeli GBPUSD tetap optimis di tengah RSI bullish, mengincar rintangan wedge naik di 1,2128. GBPUSD tetap tertekan menuju 1,1800 setelah menghadapi penolakan di rintangan 1,1900, karena para pembeli Dolar AS memamerkan kekuatannya di tengah kembalinya arus risk-off. Pasar berubah menghindari risiko menyusul meningkatnya ketegangan seputar karantina baru di Tiongkok di tengah melonjaknya kasus Covid. Para investor berbondong-bondong mencari keamanan dalam Dolar AS pada saat panik sementara menjauh dari mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti Pound Sterling. Selain itu, Pound Brtish tetap dirusak oleh Anggaran Musim Gugur Inggris, yang gagal mengesankan di tengah peringatan resesi. Sementara itu, pasangan GBPUSD juga tetap dipengaruhi oleh sejumlah komentar dari para pengambil kebijakan Federal Reserve AS (The Fed), yang terus mendorong suku bunga terminal yang lebih tinggi, yang membantu Dolar AS tetap bertahan. Fokus saat ini bergeser ke arah pidato Deputi Gubernur Bank of England (BoE) Jon Cunliffe yang akan dirilis Senin ini, karena agenda ekonomi Amerika Serikat tidak memiliki rilis data tingkat tinggi. Dari perspektif teknikal jangka pendek, GBPUSD melanjutkan fase konsolidatifnya antara kisaran harga 1,2000 dan… Selengkapnya »Analisis Harga GBPUSD: Pembeli Tetap Optimis Sementara di Atas 1,1750

AS: Penjualan Ritel Naik 1,3% di Oktober Dibandingkan Perkiraan 1%

Penjualan Ritel naik pada laju yang lebih kuat dari yang diperkirakan pada bulan Oktober. Indeks Dolar AS beringsut lebih tinggi saat reaksi awal. Penjualan Ritel di Amerika Serikat (AS) naik 1,3% di Oktober ke $694,5 miliar, Biro Sensus AS melaporkan pada hari Rabu. Angkanya lebih baik dari ekspektasi naik 1%. “Total penjualan periode Agustus 2022 hingga Oktober 2022 naik 8,9% dari periode yang sama tahun lalu,” menurut publikasi tersebut. Penjualan Ritel tidak termasuk Mobil naik 1,3% pada periode yang sama, dibandingkan dengan estimasi analis 0,4%. Reaksi pasar Reaksi awal, Indeks Dolar AS melanjutkan pemulihannya dan terakhir terlihat turun 0,27% hari ini di 106,28.

AS: Klaim Pengangguran Awal Mingguan Turun ke 222 Ribu Dibandingkan Perkiraan 225 Ribu

Klaim Pengangguran Awal di AS turun 4.000 dalam pekan yang berakhir 12 November. Indeks Dolar AS bertahan di wilayah positif dekat 107,00. Ada 222.000 klaim pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 12 November, menurut data mingguan yang diterbitkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Kamis. Angka ini menyusul angka minggu sebelumnya 226.000 dan sedikit lebih baik dari ekspektasi pasar 225.000. Rincian lebih lanjut publikasi mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran yang diasuransikan penyesuaian musiman pendahuluan adalah 1% dan moving average 4-minggu adalah 221.000, naik 2.000 dari revisi average minggu sebelumnya. “Angka pendahuluan untuk pengangguran yang diasuransikan penyesuaian musiman selama pekan yang berakhir 5 November adalah 1.507.000, naik 13.000 dari revisi minggu sebelumnya,” catat Departemen Tenaga Kerja AS lebih lanjut dalam publikasinya. Reaksi pasar Indeks Dolar AS mempertahankan kenaikan harian kuatnya di sekitar 107,00 setelah data ini.

USDJPY: Penembusan 137,80 Bisa Memperdalam Penurunan – SocGen

USDJPY telah mengalami pullback yang lebih dalam setelah menembus di bawah level-level grafis 145,00. Penembusan 137,80 dapat memperpanjang tren menurun, ekonom di Société Générale melaporkan. Pemantulan mungkint terjadi tetapi resistance di 143,50 “Rebound dini tidak dikesampingkan, namun 143,50 dan batas bawah kisaran sebelumnya di 145 kemungkinan akan menjadi level-level resistance jangka pendek.” “Bertahan di bawah 143,50, akan ada risiko penurunan lainnya.” “Penembusan 137,80 dapat mengakibatkan perpanjangan pergerakan ke bawah menuju MA 200-hari dekat 134 dan 132,50.”

NZDUSD Melompat Kembali Lebih Dekat ke Tertinggi Multi-Bulan, 0,6200 Kembali Terlihat di Tengah Pelemahan USD

NZDUSD mendapatkan penawaran beli baru pada hari Jumat di tengah munculnya beberapa aksi jual USD. Penurunan moderat dalam imbal hasil obligasi AS, nada risiko positif membebani Dolar AS. Harga spot tetap berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan kuat selama lima minggu berturut-turut. Pasangan NZDUSD mendapatkan kembali traksi positif pada hari Jumat dan membangun pemulihan akhir hari sebelumnya dari wilayah 0,6065, atau terendah mingguan. Pasangan mata uang ini naik ke area 0,6175-0,6180 selama paruh pertama sesi Eropa dan tetap tidak jauh dari level tertinggi sejak 26 Agustus yang diraih pada hari Selasa. Dolar AS kesulitan mendapatkan traksi yang signifikan pada hari perdagangan terakhir minggu ini dan ternyata menjadi faktor utama yang bertindak sebagai pendorong untuk pasangan NZDUSD. Nada yang lebih lemah di sekitar imbal hasil obligasi Pemerintah AS membuat pembeli USD defensif. Terlepas dari itu, pemulihan moderat di pasar ekuitas semakin melemahkan safe-haven Dolar AS dan menguntungkan Kiwi yang sensitif terhadap risiko. Meskipun demikian, meningkatnya kekhawatiran terhadap hambatan ekonomi yang berasal dari wabah COVID-19 baru di Tiongkok dan persistennya risiko geopolitik dapat membatasi optimisme di pasar. Selain itu, investor tampak yakin bahwa The Fed akan terus menaikkan suku bunga, meskipun dengan laju yang lebih lambat, untuk mengekang inflasi. Itu seharusnya bertindak… Selengkapnya »NZDUSD Melompat Kembali Lebih Dekat ke Tertinggi Multi-Bulan, 0,6200 Kembali Terlihat di Tengah Pelemahan USD

Knot, ECB: Saat Kebijakan Semakin Diperketat, Laju Kenaikan Suku Bunga Mungkin akan Melambat

“Saat sikap kebijakan moneter semakin diperketat, kemungkinan besar laju kenaikan suku bunga akan melambat,” kata pembuat kebijakan European Central Bank (ECB) Klaas Knot pada hari Jumat. “Saya memperkirakan kita akan mencapai wilayah netral secara luas pada pertemuan kebijakan bulan depan,” Knot menambahkan dan berpendapat bahwa tidak akan konsisten menjaga neraca yang besar untuk menekan premi sementara pengetatan suku bunga kebijakan di atas netral. Reaksi pasar EURUSD beringsut sedikit lebih tinggi setelah komentar ini dan terakhir terlihat naik 0,2% hari ini di 1,0380.

Nagel, ECB: Langkah Tegas Lebih Lanjut pada Suku Bunga Diperlukan

Pembuat kebijakan European Central Bank (ECB) dan kepala bank sentral Jerman Joachim Nagel mengatakan pada hari Jumat bahwa suku bunga kebijakan ECB masih dalam wilayah ekspansif dan menambahkan bahwa mereka harus membawanya ke wilayah yang bersifat membatasi, seperti dilansir Reuters. “Kita harus dengan tegas menaikkan suku bunga utama kita lebih jauh dan mengambil sikap yang bersifat membatasi,” kata Nagel. “Kita tidak bisa berhenti di sini. Langkah tegas lebih lanjut diperlukan.” Mengenai pengurangan neraca, “kita harus mulai mengurangi besaran kepemilikan obligasi kita pada awal tahun depan dengan tidak lagi menginvestasikan kembali semua obligasi yang jatuh tempo,” kata Nagel. Reaksi pasar EURUSD tidak menunjukkan reaksi langsung terhadap komentar ini dan terakhir terlihat membukukan kenaikan kecil harian di 1,0365.

GBPUSD Bergerak Lebih Tinggi Menuju 1,1880 saat Pedagang Menanti Data Penjualan Rumah yang Ada dari AS

GBPUSD mempertahankan kenaikan 0,24% saat sesi Amerika Utara dimulai. Komentar hawkish Federal Reserve berlanjut, meskipun sentimen pasar optimis. Penjualan Ritel di Inggris naik di atas perkiraan, pendorong untuk GBP. Para pedagang menantikan data Penjualan Rumah yang Ada dari AS dan pidato pejabat The Fed. Pound British (GBP) bergerak di atas 1,1880 di tengah impuls risk-on, seperti yang ditunjukkan oleh ekuitas berjangka di Amerika Serikat yang naik tanpa alasan mendasar setelah sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) mengisyaratkan suku bunga akan terus naik. Pada saat penulisan, GBPUSD diperdagangkan di 1,1882, 0,35% di atas harga pembukaan, memanfaatkan pelemahan luas Dolar AS (USD). Sentimen berubah positif saat pedagang Amerika Utara menunggu data ekonomi AS yaitu Penjualan Rumah yang Ada. Mengingat dua laporan inflasi terakhir di Amerika Serikat, yaitu Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (IHP) mendorong perbaikan sentimen pasar, para pembuat kebijakan The Fed menolak kemungkinan pergeseran sikap The Fed. Presiden Fed St Louis James Bullard mengatakan bahwa suku bunga tidak “cukup membatasi” dan menambahkan suku bunga bisa bersifat membatasi jika Federal Funds rate (FFR) mencapai area 5% hingga 5,25%. Menyuarakan kembali komentarnya, Presiden Fed Minnesota Neil Kashkari mengatakan bahwa data satu bulan tidak dapat meyakinkan The Fed secara berlebihan, karena… Selengkapnya »GBPUSD Bergerak Lebih Tinggi Menuju 1,1880 saat Pedagang Menanti Data Penjualan Rumah yang Ada dari AS