Dolar Australia Pertahankan Posisinya di Bawah Level Utama setelah Penurunan Baru-Baru Ini
Dolar Australia diperdagangkan lebih tinggi karena meningkatnya minat risiko dan RBA yang hawkish. Bank sentral Australia akan mengamati data untuk mengevaluasi risiko sebelum membuat keputusan kebijakan di masa depan. Dolar AS menghadapi sentimen negatif akibat spekulasi penurunan suku bunga The Fed pada awal tahun 2024. Dolar Australia (AUD) mengoreksi kembali penurunan baru-baru ini pada hari Kamis setelah mundur dari level tertinggi lima bulan di 0,6779. Dolar AS (USD) menguat terhadap Dolar Australia di sesi sebelumnya karena membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS). Akibatnya, pasangan AUD/USD menghentikan kenaikan beruntun selama lima hari. Bank sentral Australia mengambil sikap hawkish, seperti yang ditunjukkan dalam Notulen Rapat pada hari Selasa, memberikan dorongan untuk Dolar Australia. Reserve Bank of Australia (RBA) diprakirakan akan dengan hati-hati meneliti data tambahan untuk mengevaluasi keseimbangan risiko sebelum membuat keputusan suku bunga di masa depan. Menurut World Interest Rate Probability Tool (WIRP), ada antisipasi luas bahwa RBA akan menahan diri dari penurunan suku bunga pada pertemuan kebijakan Februari. Indeks Dolar AS (DXY) melemah pada hari Kamis meskipun imbal hasil obligasi pemerintah AS membaik. Selain itu, sentimen dovish seputar lintasan suku bunga Federal Reserve AS (The Fed) pada awal 2024 memberikan tekanan pada Dolar AS. Namun, para pejabat The Fed mencegah… Selengkapnya »Dolar Australia Pertahankan Posisinya di Bawah Level Utama setelah Penurunan Baru-Baru Ini