Lompat ke konten

First InterStellar Group

news id

Analisis Harga EUR/USD: Mengoreksi Kenaikan Menjelang Keputusan The Fed, Melayang di Bawah 1,0800

EUR/USD menghentikan kenaikan dua hari beruntun menjelang keputusan moneter dari kedua negara. Indikator teknis menunjukkan potensi kembali ke level terendah mingguan di 1,0741. Terobosan di atas level 1,0800 dapat membawa pasangan ini mencapai EMA 14 hari di 1,0816. EUR/USD berhenti untuk melanjutkan kenaikan dua hari beruntun menjelang keputusan kebijakan moneter dari Amerika Serikat (AS) dan Zona Euro pada hari Rabu dan Kamis. Pasangan EUR/USD diperdagangkan lebih rendah di sekitar 1,0790 selama sesi Asia pada hari Rabu. Sinyal teknis untuk pasangan EUR/USD mendukung pergerakan turun yang sedang berlangsung. Dengan Relative Strength Index (RSI) 14-hari yang tetap berada di bawah angka 50, terdapat sentimen bearish yang menunjukkan potensi kembali ke support utama di level 1,0750 sebelum level terendah mingguan di 1,0741. Jika pasangan ini berhasil menembus di bawah level tersebut, hal ini dapat menekan pasangan EUR/USD untuk menavigasi level terendah empat pekan di level 1,0723 diikuti oleh wilayah support psikologis di sekitar level 1,0700. Selain itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan melemahnya momentum positif secara keseluruhan karena garis MACD diposisikan di atas garis tengah namun menunjukkan divergensi di bawah garis sinyal. Hal ini menunjukkan potensi pergeseran arah tren. Pada sisi atas, pasangan EUR/USD dapat menemukan resistance kunci di sekitar wilayah psikologis di level… Selengkapnya »Analisis Harga EUR/USD: Mengoreksi Kenaikan Menjelang Keputusan The Fed, Melayang di Bawah 1,0800

Pemerintah Selandia Baru Menghapus Ketenagakerjaan dari Mandat RBNZ

Pemerintah koalisi baru Selandia Baru mengesahkan undang-undang pada hari Rabu, meninggalkan mandat ganda Reserve Bank of New Zealand (RBNZ), dan sekarang hanya berfokus pada stabilitas harga. Menteri Keuangan Selandia Baru Nicola Willis mengubah mandat Komite Kebijakan Moneter (MPC) RBNZ, dengan menghapus tujuan untuk mendukung lapangan kerja yang berkesinambungan secara maksimal, MNI melaporkan. Willis mempertahankan target inflasi bank sebesar 1-3%. “Bersamaan dengan Remit yang baru, MPC juga telah menyetujui perubahan pada Piagam MPC dengan Menteri Keuangan,” RBNZ mencatat dalam sebuah pernyataan. “Piagam ini menetapkan proses pengambilan keputusan dan persyaratan transparansi untuk MPC,” kata bank sentral. Reaksi Pasar Pasangan NZD/USD berada di bawah tekanan jual baru dalam satu jam terakhir, setelah mencapai posisi terendah dalam perdagangan harian di 0,6093. Pasangan ini diperdagangkan di 0,6100, turun 0,51% pada hari ini, saat berita ini ditulis. Harga Dolar Selandia Baru Hari Ini Tabel di bawah ini menunjukkan persentase perubahan Dolar Selandia Baru (NZD) terhadap mata uang utama lainnya hari ini. Dolar Selandia Baru adalah yang terlemah terhadap Dolar AS.   USD EUR GBP CAD AUD JPY NZD CHF USD   0.10% 0.14% 0.05% 0.15% 0.24% 0.59% 0.05% EUR -0.10%   0.05% -0.04% 0.04% 0.14% 0.48% -0.05% GBP -0.15% -0.05%   -0.09% 0.00% 0.09% 0.43% -0.10%… Selengkapnya »Pemerintah Selandia Baru Menghapus Ketenagakerjaan dari Mandat RBNZ

Yen Jepang Tidak Memiliki Arah Intraday yang Kuat karena Pedagang tetap Absen Jelang The Fed

Yen Jepang terombang-ambing antara kenaikan tipis/pelemahan kecil terhadap USD pada hari Rabu. Para pedagang tampak enggan karena sinyal-sinyal yang beragam mengenai prospek kebijakan jangka pendek BoJ. Fokus tetap pada hasil pertemuan kebijakan moneter FOMC yang sangat ditunggu-tunggu. Yen Jepang (JPY) memangkas sebagian dari kenaikan yang kuat dalam perdagangan harian terhadap mata uang Amerika pada hari Selasa setelah data yang dirilis dari Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa harga konsumen naik secara tak terduga di bulan November. Hal ini terjadi di tengah laporan bahwa para pengambil kebijakan Bank of Japan (BoJ) melihat sedikit kebutuhan untuk mengakhiri suku bunga negatif di bulan Desember. Selain itu, berlanjutnya kenaikan di pasar ekuitas melemahkan safe-haven JPY dan membantu pasangan USD/JPY untuk pulih sekitar 75 poin dari level terendah harian. Namun, para pelaku pasar tampaknya yakin bahwa bank sentral Jepang pada akhirnya akan mengakhiri pengaturan kebijakan moneter yang sangat longgar pada awal tahun depan, yang menahan para pedagang untuk menempatkan taruhan bearish yang agresif di sekitar JPY. Lebih jauh lagi, para investor memilih untuk tetap absen dan menantikan hasil dari pertemuan kebijakan moneter FOMC selama dua hari yang sangat dinantikan pada hari Rabu ini untuk mendapatkan dorongan yang berarti. Sehingga hal ini mengarah pada pergerakan harga pasangan USD/JPY… Selengkapnya »Yen Jepang Tidak Memiliki Arah Intraday yang Kuat karena Pedagang tetap Absen Jelang The Fed

Forex Hari Ini: Dolar Bervariasi setelah IHK AS, Menjelang Pertemuan The Fed

Perhatian akan tertuju pada Federal Reserve dan Ketua Powell pada hari Rabu. Selama sesi Asia, Selandia Baru akan melaporkan angka Transaksi Berjalan, dan survei Tankan akan dirilis di Jepang. Lebih banyak data inflasi akan dirilis di AS dengan Indeks Harga Produsen (IHP). Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 13 Desember: Federal Reserve akan mengakhiri pertemuan bulan Desembernya pada hari Rabu. Tidak ada perubahan suku bunga yang diharapkan, dan panduannya diprakirakan akan mempertahankan bias yang sama. Para pelaku pasar akan mencermati prakiraan makroekonomi baru dan komentar Ketua Jerome Powell, yang dapat mempengaruhi ekspektasi suku bunga untuk tahun depan. Para analis di TD Securities mengenai FOMC: The Fed secara luas diharapkan akan kembali mempertahankan suku bunga minggu ini. Powell harus berjalan di garis tipis dengan mengakui kemajuan yang telah dicapai dalam normalisasi ekonomi sambil menolak gagasan penurunan suku bunga lebih awal. Kami memprakirakan ketua akan bersandar pada panduan dovish yang mungkin diberikan oleh Komite pada pukul 14:00, dengan sikap hawkish yang dijaga pada konferensi pers setelah pertemuan. Lebih banyak data inflasi akan dirilis di AS dengan Indeks Harga Produsen (IHP), yang diprakirakan akan menunjukkan kenaikan bulan ke bulan sebesar 0,1% di bulan November dan tingkat tahunan sebesar 1%, di… Selengkapnya »Forex Hari Ini: Dolar Bervariasi setelah IHK AS, Menjelang Pertemuan The Fed

Matsuno, Jepang: Perlu Memonitor Sejumlah Risiko Penurunan Termasuk Perlambatan Ekonomi di Luar Negeri

Mengomentari survei Tankan dari Bank of Japan (BoJ) pada hari Rabu, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Matsuno mengatakan bahwa “survei sentimen bisnis Tankan menunjukkan bahwa secara keseluruhan sektor korporat menguat.” “Saya perlu memonitor risiko-risiko penurunan termasuk perlambatan ekonomi di luar negeri dan kenaikan harga-harga,” tambah Matsuno. Reaksi Pasar Pada saat berita ini ditulis, USD/JPY diperdagangkan sedikit mendatar pada kisaran 145,50, menunggu keputusan suku bunga The Fed.

Forex Hari ini: Data Inflasi AS akan Dorong Aksi Jelang Pertemuan Bank-Bank Sentral

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada Selasa, 12 Desember: Dolar AS kesulitan menemukan permintaan pada Selasa pagi karena pasar menunggu data Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan November. Indeks Dolar AS tetap berada di wilayah negatif di bawah 104,00 setelah membukukan kenaikan kecil pada hari Senin. Kalender ekonomi Eropa akan menampilkan survei sentimen bisnis ZEW untuk Jerman dan Zona Euro. Imbal hasil yang tinggi dalam lelang surat utang Pemerintah AS bertenor 10-tahun terbaru yang berlangsung pada Senin malam mencapai 4,29%, turun tajam dari 4,51% pada lelang sebelumnya. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun turun karena perkembangan ini dan menutup hari di zona merah, menyebabkan USD kehilangan kekuatan terhadap mata uang utama lainnya. Selasa pagi, imbal hasil AS 10-tahun turun hampir 1% hari ini di sekitar 4,2% dan indeks saham berjangkas AS diperdagangkan sedikit berubah. Sementara itu, Komando Pusat AS melaporkan bahwa sebuah kapal dagang di Laut Merah dihantam oleh rudal darat yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi, menyebabkan para investor mengambil sikap hati-hati. Harga Dolar AS Minggu ini Tabel di bawah ini menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar pada minggu ini. Dolar AS menjadi yang terlemah terhadap Dolar Selandia Baru.     USD… Selengkapnya »Forex Hari ini: Data Inflasi AS akan Dorong Aksi Jelang Pertemuan Bank-Bank Sentral

NZD/USD Diperdagangkan Lebih Tinggi untuk Hari Kedua di Sekitar 0,6150, Fokus pada Data IHK AS

NZD/USD mendapatkan momentum saat inflasi AS diprakirakan mereda. Dolar AS menghadapi tantangan karena imbal hasil obligasi AS yang suram. Para investor memprakirakan tidak ada perubahan suku bunga oleh Federal Reserve. NZD/USD menguat untuk hari perdagangan kedua berturut-turut, dalam penawaran beli di sekitar 0,6150 selama jam-jam Asia pada hari Selasa. Dolar AS (USD) berubah negatif karena lemahnya imbal hasil obligasi Pemerintah AS menjelang Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang dijadwalkan akan dirilis di sesi Amerika Utara. Data Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan AS diprakirakan turun, dengan IHK Inti AS diprakirakan tetap konsisten. Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan lebih rendah di dekat 103,90 pada saat penulisan. Imbal hasil kupon obligasi AS bertenor 2-tahun dan 10-tahun lebih rendah masing-masing 4,68% dan 4,19%. Namun, data tenaga kerja yang kuat dari minggu sebelumnya mendukung Greenback karena kondisi perekonomian Amerika Serikat (AS) yang kuat memicu diskusi mengenai berapa lama Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi. Namun, The Fed diprakirakan tidak akan menyesuaikan suku bunga kebijakannya pada pertemuan bulan Desember namun pasar menilai ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada awal bulan Maret tahun depan, yang memberikan dukungan untuk menopang pasangan NZD/USD. Di sisi lain, agenda perekonomian Kiwi adalah… Selengkapnya »NZD/USD Diperdagangkan Lebih Tinggi untuk Hari Kedua di Sekitar 0,6150, Fokus pada Data IHK AS

GBP/USD Bertahan di Dekat Puncak Harian Setelah Data Pekerjaan Inggris Beragam, Fokus Tetap pada IHK AS

GBP/USD menarik beberapa pembeli untuk 2 hari berturut-turut dan mendapatkan dukungan dari USD yang lebih lemah. Penurunan baru dalam imbal hasil obligasi AS, bersama dengan nada risiko yang positif, melemahkan Greenback. Harga spot bereaksi sedikit terhadap data pekerjaan Inggris karena fokus tetap tertuju pada laporan IHK AS yang krusial. Pasangan GBP/USD mendapatkan beberapa daya tarik positif untuk 2 hari berturut-turut pada hari Selasa, meskipun kesulitan untuk memanfaatkan pergerakan dan tetap berada di bawah level tertinggi semalam. Harga spot bergerak sedikit setelah rilis data pekerjaan bulanan Inggris dan bertahan stabil di sekitar area 1,2580-1,2585, naik lebih dari 0,25% untuk hari ini. Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) melaporkan bahwa jumlah orang yang mengklaim tunjangan terkait pengangguran naik menjadi 16 ribu di bulan November dibandingkan dengan 20,3 ribu yang diantisipasi. Selain itu, angka bulan sebelumnya juga direvisi turun menjadi 8,9 ribu dari 17,8 ribu yang dilaporkan sebelumnya. Namun, hal ini dibayangi oleh fakta bahwa Pendapatan Rata-rata melambat lebih dari yang diharapkan selama tiga bulan hingga Oktober. Hal ini terjadi di tengah meningkatnya spekulasi bahwa siklus kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) dapat berbalik pada tahun 2024 dan menjadi faktor kunci yang menjadi penekan bagi Pound Inggris (GBP). Di sisi lain, Dolar AS… Selengkapnya »GBP/USD Bertahan di Dekat Puncak Harian Setelah Data Pekerjaan Inggris Beragam, Fokus Tetap pada IHK AS

USD/CHF Lanjutkan Penurunan untuk Sesi Kedua di Dekat 0,8770, Fokus pada IHK AS

USD/CHF melemah karena Dolar AS berbalik ke wilayah negatif. Imbal hasil AS yang suram menekan Greenback. IHK AS (YoY) diharapkan turun ke 3,1%, sementara inflasi bulanan naik 0,1%. SNB dapat mempertahankan suku bunga pada 1,75% karena inflasi Swiss yang menurun untuk bulan November. USD/CHF berada di sekitar 0,8770 selama jam perdagangan Asia di hari Selasa, melanjutkan penurunan untuk 2 hari berturut-turut menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS. Indeks Dolar AS (DXY) melemah karena turunnya imbal hasil obligasi AS. DXY bergerak di bawah 104,00, dengan imbal hasil obligasi AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun berada di level 4,70% dan 4,21% pada saat berita ini ditulis. Pasar mengharapkan angka Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan AS akan turun menjadi 3,1% dari sebelumnya 3,2%, dengan angka inflasi bulanan diantisipasi naik 0,1%. IHK Inti AS diharapkan akan tetap stabil di 4,0%. Selain itu, sesuai dengan CME FedWatch Tool, pasar telah memperhitungkan ekspektasi bahwa Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan mempertahankan suku bunga dalam kisaran 5,25%-5,50%. Selain itu, pasar mengharapkan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada Maret 2024. Swiss National Bank (SNB) diharapkan akan mempertahankan kebijakan suku bunga pada level yang tidak berubah di 1,75% pada hari Kamis, terutama setelah pelonggaran Indeks Harga… Selengkapnya »USD/CHF Lanjutkan Penurunan untuk Sesi Kedua di Dekat 0,8770, Fokus pada IHK AS

Analisis Harga EUR/USD: Konsolidasi di Sekitar Area 1,0765-70 SMA/100-Hari, IHK AS Dinanti

EUR/USD tetap terkurung dalam kisaran perdagangan yang sempit selama dua hari berturut-turut. Pengaturan teknis memerlukan kehati-hatian sebelum menempatkan taruhan terarah baru. Para pedagang saat ini menanti IHK AS untuk mendapatkan dorongan baru di tengah-tengah kebijakan suku bunga Fed/ECB yang dovish. Pasangan EUR/USD melanjutkan pergerakan harga konsolidatif sideways untuk 2 hari berturut-turut pada hari Selasa dan tetap berada di jarak level terendah bulanan, di sekitar area 1,0725-1,0720 yang disentuh pekan lalu. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar area 1,0765-1,0770, hampir tidak berubah untuk hari ini, karena para pedagang sangat menantikan rilis angka inflasi konsumen AS untuk mendapatkan dorongan baru. Menjelang rilis data penting tersebut, berkurangnya spekulasi penurunan suku bunga pertama oleh Federal Reserve (The Fed) pada Maret 2024 menjadi pendorong bagi Dolar AS (USD). Di sisi lain, mata uang bersama, di sisi lain, dirusak oleh spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) dapat mulai memangkas suku bunga pada awal tahun depan di tengah penurunan inflasi Zona Euro yang lebih besar dari prakiraan bulan lalu. Hal ini, pada gilirannya, menahan para pedagang untuk menempatkan taruhan terarah yang agresif di sekitar pasangan EUR/USD dan menyebabkan pergerakan harga yang terbatas pada kisaran yang lemah. Dari perspektif teknis, harga spot pada hari Jumat menunjukkan ketahanan di bawah… Selengkapnya »Analisis Harga EUR/USD: Konsolidasi di Sekitar Area 1,0765-70 SMA/100-Hari, IHK AS Dinanti